Assalamualaikum wr.wb.
Haiii sobat, pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang Pengenalan Amazon Web Service (AWS). Oke, sebelum mulai ke konfigurasinya kalian tau gak sih apa itu Amazon Web Service (AWS)?
Amazon Web Services (AWS) adalah platform cloud paling komprehensif dan digunakan secara luas di dunia, menawarkan lebih dari 175 layanan unggulan yang lengkap dari pusat data secara global. Jutaan pelanggan—termasuk beberapa startup dengan pertumbuhan tercepat, perusahaan terbesar, dan lembaga pemerintah terkemuka—menggunakan AWS untuk memangkas biaya, menjadi lebih sigap, dan inovasi lebih cepat.
Sumber : https://aws.amazon.com/id/what-is-aws/
Nah, itulah penjelasan singkat mengenai pengertian AWS. Oke, tanpa menunda-nunda lagi yuk langsung saja kita mulai...
Pertama-tama, kita
harus sudah memiliki akun di AWS Educate.
Kemudian, kunjungi situs https://aws.amazon.com/education/awseducate/ lalu klik Sign in to AWS Educate.
Masukkan E-mail dan
Password akun AWS kita lalu klik Sign In.
Di bawah ini
merupakan tampilan awal AWS Educate.
Selanjutnya, klik tab AWS Account > Create Starter Account.
Scroll ke bawah lalu klik I Agree.
Pada tahap ini, jika belum muncul tulisan Active kita harus melakukan refresh terhadap web-nya. Jika sudah muncul, klik AWS Console.
Pada AWS Service, klik All service > Compute > EC2.
Pada tahap ini, kita
diminta untuk memilih Instance Type. Di sini kita pilih tipe yang biasa biasa digunakan lalu klik Next: Configure Instance Details.
Pada tahap ini,
konfigurasinya kita biarkan secara default saja lalu klik Next: Add Storage.
Pada tahap ini, kita
langsung klik Next: Add Tags saja.
Pada tahap ini, kita
tambahkan tags-nya sesuai keinginan masing-masing. Jika sudah, klik Next: Configure Security Group.
Pada tahap ini, kita
beri nama pada security group dan beri deskripsi lalu klik Add Rule. Selanjutnya, klik Review
and Launch.
Pada tahap ini, kita
akan melihat konfigurasi apa saja yang sudah dilakukan atau bisa disebut juga
dengan summary. Jika semua konfigurasinya sudah benar, klik Launch.
Setelah itu, kita create new key pair dengan cara
pilih Create a new key pair > beri
nama key pair-nya > klik Download Key Pair.
Jika key pair-nya sudah selesai di download, kemudian
klik Launch Instances.
Pada Launch
Status, scroll ke bawah lalu klik View
Instances.
Nah nantinya akan muncul virtual server yang tadi
sudah kita buat. Selanjutnya, beri tanda ceklis di virtual server-nya lalu klik
Connect.
Setelah itu, kita copy IP Public DNS-nya.
Kemudian, kita run atau open PuTTYgen.
Selanjutnya, klik Load.
Setelah itu, kita masukkan file berekstensi .pem.
Jika kita berhasil mengimpor private key yang tadi,
maka akan muncul pop up seperti di bawah ini.
Kemudian, kita klik Save private key.
Simpan private key dengan ekstensi file yang berbeda (.ppk).
Kita buka PuTTY lalu paste-kan IP Public DNS yang tadi
sudah di copy.
Setelah itu, klik SSH
> Auth > cari letak keygen (.ppk) yang tadi.
Akan muncul pop up PuTTY Security Alert, klik Yes
saja.
Kita remote virtual server-nya menggunakan PuTTY
(login = admin) lalu coba tes ping.
Kembali lagi ke virtual server-nya, di sini kita akan
memberhentikan atau stop si virtual server agar credit yang kita punya tidak
terbuang sia-sia karena lupa memberhentikan atau stop si virtual server, dengan
cara klik kanan pada virtual server >
Instance state > Stop instance.
Akan muncul pop up Stop instance, klik Stop saja.
Jika kita sudah tidak membutuhkan virtual server-nya,
kita bisa menghapusnya dengan cara melakukan terminate, klik kanan pada virtual
server > Instance state >
Terminate instance.
Akan muncul pop up Terminate instance, klik Terminate
saja.
Bisa dilihat bahwa virtual server-nya sudah dihapus
atau terminate.
Okee, itulah pengenalan Amazon Web Services (AWS). Terimakasih sudah membaca, sampai
berjumpa pada pertemuan selanjutnya. Semoga bermanfaat yaaa...
Wassalamualaikum wr.wb.











































Comments
Post a Comment