
Assalamualaikum wr.wb.
Hai sobat, pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara konfigurasi dhcp server pada linux debian. Sebelum mulai ke pembahasan, kalian tahu tidak sih apa itu dhcp ?
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol jaringan yang digunakan untuk menetapkan berbagai parameter jaringan ke perangkat. Alasan
mengapa banyak yang menerapkan DHCP adalah kemudahannya dalam pemberian alamat
IP kepada komputer client / perangkat jaringan (walau dalam jumlah yang banyak)
secara otomatis. Jadi kita tidak perlu memberikan alamat IP secara manual
kepada setiap komputer satu per satu.
Oke,
langsung saja kita mulai pembahasannya...
Langkah
pertama yang harus kita lakukan sebelum melakukan instalasi dan konfigurasi
dhcp server adalah ketikan perintah "ifconfig" untuk pengetesan ip
address.
Selanjutnya, lalukan instalasi paket aplikasi dhcp server. Sebelum melakukan instalasi, pastikan bahwa sumber instalasi DVD 2 sudah terdaftar di repository sistem debian. Untuk memastikannya, kalian dapat menggunakan perintah di bawah ini.
" nano /etc/apt/sources.list "
deb http://kebo.pens.ac.id/debian/ stretch main contrib non-free
deb http://kebo.pens.ac.id/debian/ stretch-update main contrib non-free
deb http://security.debian.org/ stretch/updates main contrib non-free
Kemudian settingan network pada virtualbox diubah menjadi "bridge adapter" untuk melakukan update paket.
Selanjutnya adalah melakukan instalasi paket dhcp server. Kalian dapat menggunakan perintah di bawah ini.
" apt-get install isc-dhcp-server-ldap "
Lakukan backup terlebih dahulu file dhcpd.conf nya, kalian bisa mengikuti perintah seperti di bawah ini.
Setelah melakukan backup, edit file konfigurasi untuk mengatur ip address dengan mengetikan perintah di bawah ini.
" nano dhcpd.conf "
Jangan lupa hilngkan tanda "#" dari baris subnet sampai baris "}". Kemudian ubah ip address sesuai sesuai dengan ip address server debian kalian. Jika sudah, tekan ctrl + x lalu tekan y.
Kemudian lakukan konfigurasi file isc-dhcp-server, kalian bisa mengetikan perintah di bawah ini.
" nano /etc/default/isc-dhcp-server "
Untuk mengecek nama interface-nya kalian bisa menggunakan perintah "ifconfig".
Langkah selanjutnya adalah merubah ip address sesuai dengan ip server, kalian bisa mengetikan perintah di bawah ini.
" nano /etc/network/interfaces "
Jangan lupa untuk melakukan restart network-nya, caranya dengan mengetikan perintah di bawah ini.
" /etc/init.d/networking restart "
Jangan lupa juga mengganti file resolv.conf dengan mengetikan perintah di bawah ini.
" nano /etc/resolv.conf "
Selanjutnya, restart juga paket dhcp server-nya, dengan menggnakan perintah di bawah ini.
" systemctl restart isc-dhcp-server "
Untuk melakukan pengujian dhcp server dengan mengubah setting-an network-nya menjadi host only, jika network-nya tetap bridge adapter kemungkinan besar tidak bisa diuji karena perngkat terkoneksi dengan internet mendapatkan ip bridge.
Sekian pembahasannya, semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wr.wb.









Comments
Post a Comment