Konfigurasi Ajenti Pada Debian

Cara Install Ajenti Di Debian 8 | Debian Server

Assalamualaikum wr.wb.

Haiii sobat, pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang Konfigurasi Ajenti Pada Debian. Sebelum memulai konfigurasinya, kalian tau gak sih apa itu Ajenti?

Ajenti Admin Panel adalah open source tools yang berfungsi sebagai sistem manajemen control panel berbasis web untuk mengelola dan monitoring  server berbasis Linux yang berlisensi open source.

Ajenti bisa digunakan untuk konfigurasi sekaligus monitoring software dan service pada server berbasis linux seperti Apache, Cron, File System Management, Firewall, FTP, Squid Proxy dan lainnya yang bisa di gunakan dan di manfaatkan.

Nah, itulah penjelasan singkat mengenai Ajenti. Oke, tanpa menunda-nunda lagi yuk langsung saja kita mulai konfigurasinya.....

Pertama-tama, kita buat topologinya di GNS3 terlebih dahulu. Caranya, pastikan PC/laptop kita sudah tersambung dengan LAN/Wifi, kita share terlebih dahulu ke Adapter Host Only Network. Kita klik kanan > Properties.

Pertama-tama, kita buat topologinya di GNS3 terlebih dahulu. Caranya, pastikan PC/laptop kita sudah tersambung dengan LAN/Wifi, kita share terlebih dahulu ke Adapter Host Only Network. Kita klik kanan > Properties.


Kemudian, klik tab Edit > Preferences.


Pilih tab VirtualBox VMs > New.


Pilih mesin OS yang akan digunakan, yaitu Debian lalu klik Finish.


Karena kita akan menggunakan 2 OS, kita lakukan penambahan OS lagi. Caranya sama seperti yang sebelumnya, langsung saja kita klik New.


Pilih mesin OS yang akan digunakan, yaitu Windows 7 lalu klik Finish.


Jika OS sudah selesai ditambahkan, kita klik Apply lalu OK.


Setelah itu, buat topologi seperti di bawah ini.
Konfigurasi di Debian

Pertama-tama, kita cek ip address-nya terlebih dahulu dengan menggunakan perintah ifconfig

Sumber paket instalasinya, kita gunakan repository kebo.vlsm, dengan menggunakan perintah nano /etc/apt/sources.list


Lalu tambahkan perintah :

  • deb http://kebo.vlsm.org/debian/ strecth main contrib non-free
  • deb http://kebo.vlsm.org/debian/ strecth-updates main contrib non-free
  • deb http://kebo.vlsm.org/debian-security/ strecth-updates main contrib non-free




Kemudian, kita tambahkan repository untuk ajenti-nya dengan menggunakan perintah wget  http://repo.ajenti.org/debian/key -o- | apt-key add -

Tambahkan lagi, repository ajenti pada sources.list dengan menggunakan echo "deb http://repo.ajenti.org/debian main main debian" | tee -a /etc/apt/sources.list


Selanjutnya, kita lakukan update agar repository yang tadi sudah kita install (pens dan ajenti) dapat terlihat dengan menggunakan perintah apt update


Setelah itu, kita install pake ajenti-nya dengan menggunakan perintah apt install ajenti

Tunggu beberapa saat sampai muncul sertificat key dengan default port 8000, isikan username : root dan password : admin

Kemudian, kita ubah terlebih dahulu access control-nya di file transport dengan menggunakan perintah nano /usr/share/pyshared/socktio/transport.py


Cari angka 3600 lalu tambahkan tanda petik menjadi "3600"

Selanjutnya, kita lakukan konfigurasi yang sama pada file handler dengan menggunakan perintah nano /usr/share/pyshared/socketio/handler.py


Cari angka 3600 lalu tambahkan tanda petik menjadi "3600"

Setelah itu, kita cek status ajenti dengan menggunakan perintah service ajenti status lalu kita restart ajenti-nya dengan menggunakan service ajenti restart


VERIFIKASI



Untuk melakukan verifikasi, kita ubah terlebih dahulu ip di windows 7 (client).


Kemudian, buka web browser pada client lalu ketikkan nama domain kita contohnya wiwin.com:8000 (8000 adalah port default). Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini, klik Tingkat Lanjut > Terima Resikonya dan Lanjutkan

Akan muncul tampilan login ajenti, isikan username : root dan password : admin lalu klik LOG IN

Di bawah ini adalah tampilan dashboard dari ajenti.

Pada tampilan dashboard, kita bisa juga mengklik ac power yang berfungsi untuk suspend, hibernate, restart, dan poweroff server yang berbasis GUI.

Pada sebelah kanan kita bisa menambahkan widget sesuai dengan yang diinginkan, dalam hal ini menambahkan tampilan trafik dengan mengklik Immediate Traffic


Ubah interface menjadi enp0s3 lalu klik OK.


Kemudian kita bisa melihat trafik berdasakan interface yang kita daftarkan tadi.


Pada tab Configure, kita bisa merubah bahasa, memasukkan ip host dan merubah port default serta merubah nama user root default. Jika sudah, klik Save.




Buka debian lagi untuk melakukan restart ajenti dengan menggunakan perintah service ajenti restart


Selanjutnya, buka kembali web browser pada client  lalu ketikkan nama domain kita contohnya wiwin.com:32 (32 adalah port yang diganti menjadi nomor absen). Maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini, klik Tingkat Lanjut > Terima Resikonya dan Lanjutkan


Akan muncul tampilan login ajenti, isikan username : root dan password : admin lalu klik LOG IN


Pada tab Plugin, akan menampilakan aplikasi plugin yang terinstall dan tersedia pada ajenti. Di sini, kita akan menambahkan plugin Samba, caranya klik Samba > download Samba

 Tunggu beberapa saat lalu ketik Y.

Kita coba verifikasi, maka hasilnya akan seperti di bawah ini (tidak ada folder yang tersedia karena belum ditambahkan folder).

Tambahkan juga plugin Nginx, caranya klik Nginx > download Nginx


Tunggu beberapa saat lalu ketik Y.


Kita coba verifikasi, maka tampilannya akan seperti di bawah ini.
Okee, itulah cara konfigurasi ajenti pada debian. Terimakasih sudah membaca, sampai berjumpa pada pertemuan selanjutnya. Semoga bermanfaat yaaa...

Wassalamualaikum wr.wb.





Comments