Assalamualaikum wr.wb.
Haiii sobat, pada pertemuan kali ini kita akan membahas cara melakukan “Backup dan Restore di Mikrotik”. Nah, backup dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti error atau sejenisnya yang dapat menyebabkan permasalahan. Untuk mengatasi masalah tersebut agar settingan kita di router mikrotik tidak hilang, mikrotik menyediakan tempat import, export, backup dan restore.
Ada 2 metode untuk menyimpan sebuah konfigurasi router mikrotik, diantaranya yaitu :
- Export dan Import.
- Backup dan Restore.
Perbedaan dari keduanya diantaranya:
- Apabila File hasil backup tidak bisa dibukak di notepad, Tex Editor PC, sedangkan file hasil export bisa dibuka.
- File hasil export akan berisi script konfigurasi atau settingan router mikrotik yang bisa langsung kita copy paste dan dieksekusi di terminal Mikrotik
- Untuk Export dan Import, menggunakan format .rsc sedangkan Bacukp dan Restore menggunakan format .backup
Oke, langsung saja kita mulai…
Backup Data
- Untuk backup data di mikrotik dapat menggunakan via GUI dan via CLI.
- Pertama-tama, kita gunakan backup data via GUI, dengan cara klik tab Files > Backup3.

- Kemudian kita beri nama file backup-nya lalu klik Backup (kita juga bisa membuat password untuk file backup tersebut)

- Setelah itu, kita gunakan backup data via CLI, dengan cara klik tab Terminal lalu ketikkan script export file=(nama file).rsc atau bisa juga dengan menggunakan script nantinya file backup via GUI dan CLI akan muncul/ada di dalam file list.
- Sekarang kita coba untuk memindahkan atau meng-copy (bisa juga dengan cara di download) hasil file backup yang ada di menu Files ke komputer lokal, supaya kita mempunya file backup dari router. Untuk pengguna Linux silahkan menggunakan aplikasi FileZilla dan untuk pengguna windows bisa langsung di drag and drop. Backup data pun sudah selesai dilakukan.
- Backup data via GUI dan CLI mempunyai sedikit perbedaan di file-nya, jika backup data via GUI ketika file-nya dibuka maka akan berbentuk bahasa mesin, jadi sulit untuk kita dapat membacanya.
- Sedangkan, jika backup data via CLI ketika file-nya dibuka maka akan berbentuk bahasa yang mudah untuk kita pahami.
Restore Data
- Setelah selesai melakukan backup data, sekarang kita lakukan restore data. Sebenarnya, melakukan restore data juga sama seperti melakukan backup data bisa via GUI dan CLI.
- Pertama-tama kita klik tab Files > Upload kemudian kita cari file backup yang sudah kita pindahkan atau copy tadi lalu klik Open atau kita juga bisa langsung meng-upload file backup-nya dengan cara drag and drop. Nanti file-nya akan muncul/ada di file list.
- Kemudian, kita import file backup-nya dengan menggunakan script import (nama file).rsc dan restore pun sudah selesai dilakukan.
Oke, itulah cara melakukan backup dan restore di mikrotik via GUI dan via CLI. Sekian untuk pembahasan pada kali ini, kurang lebihnya saya mohon maaf karena masih dalam proses belajar juga. Semoga bermanfat yaaa…
Wassalamualaikum wr.wb.








Comments
Post a Comment