Konfigurasi Web Server (Nginx) 2 Domain Pada Debian

Web Server Nginx Logo, HD Png Download - kindpng

Assalamualaikum wr.wb.

Hiii sobat, pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang “Konfigurasi Web Server (Apache2)  2 Domain”. Sebelum mulai ke pembahasan, kalian tau gak sih apa itu Web Server dan Nginx?

Web Server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data yang berfungsi menerima permintaan data dari web browser (chrome, firefox, opera dan lain-lain). Nantinya Web Server ini akan mengirimkan kembali hasil dari permintaan web browser ini dalam bentuk beberapa halaman web dan biasanya atau pada umumnya berbentuk dukumen yang menggunkan bahasa HTML.

Nginx (dibaca : engine-ex) adalah software Web Server yang open source. Ketika pertama kali dirilis, NGINX hanya berfungsi sebagai HTTP web serving saja. Namun sekarang, software tersebut juga berperan sebagai reverse proxy, HTTP load balancer, dan email proxy untuk IMAP, POP3, dan SMTP.

Nginx dan Apache memiliki beberapa perbedaan, salah satunya terdapat pada performanya. Nginx dapat menghemat resource komputer. Dalam kata lain, Nginx tidak terlalu banyak mengonsumsi RAM.

Nah, itu penjelasan singkat mengenai Web Server dan NginX. Oh iya, sebelum memulai konfigurasi Web Server pastikan kalian sudah melakukan konfigurasi IP Address dan DNS terlebih dahulu yaaa…

Langsung saja kita mulai cara konfigurasinya…

1.  Jika kita sudah pernah meng-install paket apache2, terlebih dahulu kita disable paket tersebut dengan menggunkan perintah :
·         systemctl stop apache2
·         systemctl status apache2
Dan pastikan sudah inactive.

2.    Setelah itu, kita install paket Nginx dengan menggunakan perintah apt-get install nginx

3.    Lalu kita diminta untuk memasukkan CD ISO 1.

4.    Kemudian, kita buat directory untuk root-nya dengan menggunakan perintah :
·         cd /home
·         mkdir wiwin28
·         mkdir winarti28

5.   Selanjutnya, kita copy file index html dari Nginx ke directory root yang sudah dibuat tadi dengan menggunakan perintah
·         cd /var/www/html
·         cp index.nginx-debian.html /home/wiwin28/index.html
·         cp index.nginx-debian.html /home/winarti28/index.html

6.   Disini, kita edit file index html-nya sesuai keinginan masing-masing dengan menggunakan perintah nano /home/wiwin28/index.html dan nano /home/winarti28/index.html (karena kita menggunkan dua domain)




7.    Kemudian, kita config kedua domain tersebut dengan menggunakan perintah :
·         cd /etc/nginx/sites-available/
·         cp default wiwin28
·         cp default winarti28

8.    Kita edit konfigurasinya dengan menggunakan perintah nano wiwin dan nano wiwin28
9.   Scroll ke bawah lalu edit konfigurasinya seperti gambar di bawah ini dengan menggunakan perintah :
·         listen 80;
·         listen [::]:80;
·         root /home/wiwin28
·         server_name wiwin28.net www.wiwin28.net

Dan
·         listen 80;
·         listen [::]:80;
·         root /home/winarti28
·         server_name winarti28.net www.winarti28.net

10.  Setelah itu, kita akfikan konfigurasi Nginx dengan menyalin file config di /sites-available/ ke /sites-enabled/ dengan menggunakan perintah :
·         cp wiwin28 /etc/nginx/sites-enabled/wiwin28
·         cp winarti28 /etc/nginx/sites-enabled/winarti28

11.  Selanjutnya, kita aktifkan Nginx-nya dengan menggunakan perintah :
·         systemctl start nginx
·         systemctl status nginx

VERIVIKASI / PENGUJIAN

1.    Kita buka web browser dan search nama domain yang sudah kita buat pada kolom search.


Oke, itulah cara Konfigurasi Web Server (Nginx) 2 Domain Pada Debian. Sekian untuk pembahasan pada kali ini, kurang lebihnya saya mohon maaf karena masih dalam proses belajar juga. Semoga bermanfat yaaa…

Assalamualaikum wr.wb.






Comments