
Assalamualaikum
wr.wb.
Haiii sobat,
pada pertemuan kali ini saya akan membahas tentang “Konfigurasi FTP server
menggunakan PROFTPD”. Sebelum mulai ke pembahasan, kalian tau gak sih apa itu
PROFTPD?
Oke, sebelum
menjelaskan apa itu PROFTPD saya ingin menjelaskan sedikit tentang FTP. Jadi,
File Transfer Protocol atau yang biasa kita sebut FTP Server adalah suatu protokol
yang mempunyai fungsi untuk melakukan tukar-menukar file di dalam suatu network
atau jaringan komputer yang menggunakan koneksi TCP bukan koneksi UDP.
Sebenarnya, ada dua paket yang cukup popular untuk FTP server di debian yaitu,
PROFTPD (Pro File Transfer Protocol Daemon) dan VSFTPD (Very Secure File
Transfer Protocol Daemon). Meskipun keduanya memiliki fungsi yang sama, tetapi
ada beberapa perbedaan juga seperti :
· PROFTPD memiliki sebuah file konfigurasi yang sangat
mudah dikelola. Sintaks dari proftpd.conf sangat mirip dengan file konfigurasi
Apache. Hal ini cukup efisien untuk mengelola file konfigurasi.
· VSFTPD adalah paket FTP server default untuk Ubuntu, CentOS,
Fedora, dan Red Hat. Sangat mudah untuk menginstalnya, tetapi tidak semudah
dari file konfigurasi Proftpd. Vsftpd juga dilaporkan lebih aman.
Nah, itu
penjelasan singkat mengenai PROFTD. Oh iya, sebelum memulai konfigurasi
PROFTPD
pastikan kalian sudah melakukan konfigurasi IP Address dan DNS terlebih dahulu
yaaa…
Langsung saja
kita mulai cara konfigurasinya...
1. Pertama-tama
kita install terlebih dahulu paket FTP-nya dengan menggunakan perintah apt-get install proftpd
2. Setelah
melakukan penginstalan, kita tambahkan folder tempat file/folder yang akan di
share dengan menggunakan perintah :
·
mkdir
ftpshare
·
ls
3. Kemudian,
ubah kepemilikan folder tersebut sehingga bisa diakses dan bisa diedit dengan menggunakan
perintah :
·
chmod
777 ftpshare/
·
ls –al
4. Setelah
itu, kita masuk ke dalam file proftpd.conf dengan menggunakan perintah nano /etc/proftpd/proftpd.conf lalu
cari kata DefaultRoot dan hapus
tanda #. Path dapat diganti sesuai dengan keinginan masing-masing.
5. Selanjutnya,
buat user agar bisa mengakses file tersebut dengan menggunakan perintah adduser nani (nama bebas).
6. Kemudian,
kita modifikasi user yang telah dibuat tadi sehingga bisa mengakses suatu file
dengan menggunakan perintah usermod –d /home/wiwin/ftpshare/
nani
7. Setelah
itu, kita restart paket proftpd dengan menggunakan perintah /etc/init.d/proftpd restart
Pengujian
1. Setelah
melakukan restart, kita lakukan pengujian dengan mengarahkan DNS yang sudah
dibuat pada client (windows 7 atau windows 10) sesuai dengan IP server yang
kita buat.
2. Lalu
kita uji coba koneksi di cmd dengan menggunakan perintah ping
3. Lakukan
pengujian di cmd lagi dengan menggunakan perintah ftp.(nama domain), contohnya ftp.wiwinwnrti.id
4. Kemudian,
kita coba akses ftp lewat basis GUI dengan menginput url di browser ftp://28.28.28.28
(IP server yang dibuat) atau bisa juga dengan nama domain. Jika muncul
tampilan seperti di bawah ini, login dengan nama dan password yang tadi sudah dibuat.
5. Lalu
kita coba buat satu folder pada FTP tersebut untuk mengetahui apakah bisa
ditmbahkan atau tidak.
6. Selanjutnya,
login menggunakan web browser. Masukkan IP Address server atau nama domain yang
tadi sudah dibuat.
7. Lalu
akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
Tugas :
2. Bagaimana
membuat login FTP server berdasarkan authentication user dan anonymous?
Jawab :
Authentication
login : konfigurasi ini memungkinkan adanya autentifikasi
user untuk dapat masuk ke dalam direktori yang dibagikan.
Anonymous
login : konfigurasi ini memperbolehkan semua user untuk dapat
mengakses layanan FTP server tersebut. Sebaiknya, jangan gunakan anonymous
login ketika user authentication login digunakan dalam konfigurasi tersebut. .
Pertama-tama kita masuk ke dalam file proftpd.conf (nano /etc/proftpd/proftpd.conf) lalu tambahkan
script berikut :
·
<anonymous (lokasi direktori>
UserAlias
DirFakeUser
DirFakeGroup
RequiredValidShell
MaxClients
DisplayLogin
DisplayChdir
</anonymous>
Setelah
itu, kita restart paket PROFTPD-nya.
Lalu,
kita lakukan pengecekan apakah sudah menjadi anonymous atau belum.
3. Upload
salah satu file aplikasi lewat cmd dengan menggunakan put dan get letak path
pada desktop?
Jawab :
Pertama-tama, kita buat terlebih dahulu file di desktop
untuk di upload ke FTP dengan menggunakan perintah seperti di bawah ini.
Setelah itu, kita lakukan pengecekan apakah sudah berhasil
meng-upload file atau belum.
Oke, itulah cara Konfigurasi FTP server menggunakan PROFTPD. Sekian untuk pembahasan pada kali ini,
kurang lebihnya saya mohon maaf karena masih dalam proses belajar juga. Semoga
bermanfat yaaa…
Assalamualaikum wr.wb.


















Comments
Post a Comment