Assalamualaikum wr.wb.
Hai sobat, kali ini saya akan membahas tentang cara instalasi windows server 2012. Nah, cara intalasi windows server ini bisa menggunakan software VirtualBox. Sebelum melakukan instalasi, pastikan kalian mempunyai file ISO-nya.
1. Pertama-tama, buka aplikasi VirtualBox kemudian klik "New".
2. Setelah itu, ubah nama dan versi windowsnya (sesuai keinginan masing-masing) lalu klik "Next". Kemudian sesuaikan kapasitas memorinya lalu klik "Next". Selanjutnya pilih "Creat a virtual harddisk now" lalu klik "Creat".
3. Kemudian, klik "Next" saja seperti gambar di bawah ini.
4. Tentukan lokasi dan ukuran file (sesuai keinginan masing-masing) lalu klik "Creat".
5. Setelah selesai, maka akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini. Jangan lupa untuk memperhatikan yang akan digunakan. Jika sudah klik "Start".
6. Masukkan file ISO kalian lalu klik "Start".
7. Kalian dapat menentukan terlebih dahulu bahasa yang digunakan dalam instalasi dan time zone yang digunakan. Sedangkan untuk keyboard-nya kalian pilih default saja.
8. Setelah itu, klik "Install Now" untuk memulai proses instalasi.
9. Kemudian pilih sistem operasi yang akan digunakan, kalian bisa menggunakan sistem operasi sesuai yang ada digambar lalu klik "Next".
10. Selanjutnya ceklis pada kotak "I accept the licence term" lalu klik "Next".
11. Pilih tipe instalasi yang kamu inginkan, kalian bisa memilih custom install karena baru pertama kali diinstall.
12. Setelah itu, kalian bisa membagi partisi yang akan digunakan. Partisi bisa dibagi sesuai keinginan kalian. Tapi, kalian bisa mengikuti pembagian partisi seperti gambar di bawah ini. Terakhir, arahkan kursor pada drive C sebelum memulai instalasi. Lalu klik "Next".
13. Tunggu sampai file instalasi selesai.
14. Jika instalasi sudah selesai, kemudian ketikkan password administrator. Password yang digunakam harus menggabungkan kombinasi huruf, angka, simbol dan fungsion. Setelah itu, klik "OK".
15. Kemudian akan muncul tampilan windows server seperti gambar di bawah ini lalu tekan CTRL + DEL pada keyboard.
16. Selanjutnya, masukkan password yang tadi. Setelah itu, tampilannya akan berubah menjadi cmd karena diawal kita menginstalnya server core.
17. Setelah menginstall dengan server core, kita akan mencoba dengan mengubah tampilannya menjadi GUI. Sebelumnya ubah posisi path ke drive C dengan mengetikkan cd /.
18. Buat folder di drive C dengan nama mountdir sebagai mount point letak direktorinya. Perintahnya "mkdir mountdir".
19. Selanjutnya, format dulu drive D dengan format "d: /q".
20. Jika sudah format drive D diformat, selanjutnya cari no index masing-masing server core. Perintahnya adalah "dism /get-wiminfo /wimfile:E:\sources\install.wim".
21. Untuk melihat isi file yang ada di drive E, kita bisa pindahkan isi file di drive C ke E dengan perintah "dir".
22. Di bawah ini adalah informasi dari data yang ada di drive D.
23. Selanjtnya kita coba index yang ke dua, yaitu mengubah tamplan instalasi dari server core ke GUI. Perintahnya adalah "dism /mount-wim /WimFile:E:\sources\install.wim /Index:2 /MountDir:C:\mountdir /readonly".
24. Kemudian tunggu sampai proses deploy image selesai.
25. Jika proses deploy sudah selesai, setelah itu ketikkan perintah "powershell".
26. Lalu ketikkan perintah untuk mengaktifkan image berbasis GUI, dengan perintah "Install-WindowsFeature Server-Gui-Mgmt-Infra, Server-Gui-Shell -Restart -Source C:\mountdir\windows\winsxs".
27. Tunggu prores instalasi dari server core ke GUI selesai.
28. Ketika server melakukan restart, maka feature-feature yang ada di server akan ditambahkan secara otomatis. Dan kita tunggu lagi selama beberapa saat.
29. JIka sudah, tekan CTRL + DeL pada keyboard. Lalu masukkan password yang sebelumnya.
30. Setelah itu, tampilan login berbasis GUI sudah siap digunakan.
Sekian pembahasan pada kali ini, semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wr.wb.

































Comments
Post a Comment