Assalamualaikum wr.wb.
Kali ini saya akan membahas tentang 50 perintah dasar pada linux debian. Berikut pembahasannya :
ifconfig : untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti ip address.
Kali ini saya akan membahas tentang 50 perintah dasar pada linux debian. Berikut pembahasannya :
ifconfig : untuk melihat informasi pada kartu jaringan, seperti ip address.
date : untuk melihat tanggal saat ini.
cal : untuk melihat kalender bulan ini.
history : untuk melihat perintah apa saja
yang telah digunakan.
addgroup : untuk menambahkan daftar grup.
adduser : untuk menambahkan user.
cd /home : untuk berpindah direktori ke
home.
chfn : untuk mengubah data dari finger.
deluser : untuk mengubah nama user.
df -h : untuk melihat sisa kapasitas
harddisk.
du : untuk melihat perkiraan penggunaan
kapasitas file.
free : untuk melilhat tampilan penggunaan
memori.
groups : untuk melihat daftar grup yang
ada.
hostname : untuk melihat nama sistem.
id : untuk melihat nama user dan grup id.
login : untuk login sebagai user.
ls -a : untuk menampilkan semua file atau
direktori yang tersembunyi.
ls -f : untuk menampilkan semua file atau
direktori tanpa proses shorting.
ls -l : untuk melihat semua file secara
lengkap.
lspci : untuk melihat perangkat pci yang
sedang terkoneksi ke komputer.
lsusb : untukl melihat perangkat usb yang
sedang terkoneksi ke komputer.
ip -a : untuk mengecek IP Address.
apt-get install bind9 : untuk memasang paket bind9 (DNS).
su : untuk masuk ke administrator / root mode.
ls : untuk menampilkan isi dalam bentuk list dari sebuah direktori.
nslookup : untuk melihat nama domain dan ip server.
dig : untuk mengetahui apakah DNS sudah berjalan dengan benar atau belum.
nano : perintah ini digunakan sebagai text editor yang tidak perlu membuka jendela baru.
cd.. : untuk
kembali ke direktori sebelumnya dan masuk ke direktori home.
mkdir : untuk membuat direktori baru.
rmdir : untuk menghappus direktori kosong.
rm –rf : untuk menghapus direktori besreta filenya.
rm : untuk menghapus file tanpa menghapus
direktorinya.
cat : untuk menampilkan isi dari sebuah file.
pico : aplikasi pembuat teks lawas yang sudah
tergantikan.
cp : untuk menyalin file.
cp -r : untuk menyalin sebuah direktori.
shutdown : untuk membuat sistem otomatis mati dalam 1
menit.
shutdown -c : untuk membatalkan perintah shutdown.
shutdown now : untuk langsung mematikan sistem operasi.
service networking reload : untuk menyalakan ulang
konfigurasi network.
systemctl restart networking : untuk menyalakan ulang
konfigurasi network.
systemctl status networking : untuk menampilkan status network.
uptime : untuk menampilkan waktu dan user.
cat /proc/cpuinfo : umtuk menampilkan spesifikasi
prosesor.
exit : untuk keluar dari mode administrator/root.
uname : untuk menampilkan kernel yang dipakai.
chmod : untuk mengganti mod dari file.
clear : untuk membersihkan tampilan terminal.
dir : untuk sama seperti ls.
Sekian pembahasannya, semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wr.wb.



































Comments
Post a Comment